Image of Optimalisasi lahan sawah untuk memenuhi target pendapatan petani setara pendapatan perkebunan di Propinsi Bengkulu : pendekatan stochastic profit frontier dan goal programming

Text

Optimalisasi lahan sawah untuk memenuhi target pendapatan petani setara pendapatan perkebunan di Propinsi Bengkulu : pendekatan stochastic profit frontier dan goal programming



Konversi lahan sawah ke perkebunan kelapa sawit dan karet menjadi masalah penting bagi sentra produksi beras di Propinsi Bengkulu. Produktivitas sawah irigasi turun dari 4 ton per hektar menjadi 3 ton per hektar; sementara produktivitas sawah tadah hujan turun dari 3 ton per hektar menjadi 2.75 ton per hektar. Penelitian bertujuan untuk: (1) menganalisis tingkat efisiensi keuntungan usahatani padi sawah,(2) menganalisis faktor-faktor signifikan mempengaruhi tingkat efisiensi keuntungan usahatani padi sawah, dan (3) mengkaji beberapa alternatif strategi optimalisasi pemanfaatan lahan sawah.
Konsentrasi analisis dalam penelitian adalah petani bertanam padi dan komoditi lainnya pada sawah irigasi dan tadah hujan. Penelitian ini menggunakan teori ekonomi produksi dan konsep optimisasi. Data yang digunakan adalah kerat lintang hasil survei tahun 2011 di 9 desa, 3 kecamatan dan 3 kabupaten sentra produksi padi di Propinsi Bengkulu dan data runut waktu dari Badan Pusat Statistik, Dinas Pertanian dan lain – lain. Efisiensi keuntungan dan faktor–faktor mempengaruhinya dianalisis dengan Stochastic Profit Frontier sedangkan optimalisasi lahan sawah menggunakan Goal Programming Model.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata efisiensi keuntungan usahatani padi sawah di Propinsi Bengkulu 50.42 persen. Efisiensi sawah irigasi teknis dan irigasi setengah teknis masing – masing sebesar 61,19 persen dan 51,04 persen, sedangkan efisiensi sawah tadah hujan sebesar 45,55 persen. Keuntungan maksimum usahatani padi sawah dicapai melalui aplikasi teknologi produksi terindikasi dari produksi gabah maksimum 6,26 ton per hektar, dibandingkan produksi aktual 2,23 ton per hektar. Semua tanda koefisien variabel yang mempengaruhi efisiensi keuntungan usahatani padi sawah sesuai dugaan teoritis. Faktor-faktor jumlah anggota keluarga, lahan, pendidikan, frekuensi kontak dengan penyuluh dan infrastruktur berpengaruh positif sementara umur berpengaruh negatif terhadap efisiensi keuntungan.
Target optimalisasi lahan sawah adalah maksimisasi pendapatan dan produksi. Target ini dicapai melalui strategi pendapatan setara pendapatan petani kelapa sawit dan petani karet. Kedua target pada ketiga kategori lahan sawah dicapai penuh melalui skenario modal bantuan, tapi target tidak dicapai melalui skenario modal mandiri. Skenario modal bantuan berhasil secara berkelanjutan bila penyalurannya melalui lembaga ekonomi koperasi. Koperasi perlu diperkuat melalui aspek sumberdaya manusia, organisasi, unit bisnis dan modal.


Ketersediaan

S00355633.170 907/Mus/o/2013My LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
633.170 907/Mus/o/2013
Penerbit : Inderalaya.,
Deskripsi Fisik
xxv, 205 hlm. : ilus.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
633.170 907
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this