Skripsi
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK BEKAS MAGGOT DAN NPK ANORGANIK PADA BUDIDAYA TANAMAN BAYAM (Amaranthus hybridus L.) DI ULTISOL
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis takaran pupuk organik bekas maggot yang dikombinasikan dengan pupuk NPK anorganik terbaik yang menyebabkan reaksi tanah dan pertumbuhan bayam optimal pada lahan kering Ultisol. Penelitian ini dilaksanakan di Perumahan Griya Sejahtera (104°644’751” E, 3°207’310” S), Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan September 2020 sampai dengan Oktober 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor I adalah dosis pupuk organik bekas maggot, terdiri dari B0 = 0 g/polybag, B1 = 12,5 g/polybag, B2 = 25 g/polybag, B3 = 37,5 g/polybag, B4 = 50 g/polybag, B5 = 62,5 g/polybag, B6 = 75 g/polybag. Faktor II adalah dosis NPK anorganik, terdiri dari N0 = 0 g/polybag, N1 = 0,12 g/polybag, N2 = 0,25 g/polybag, N3 = 0,37 g/polybag. Berdasarkan hasil analisis uji regresi didapatkan dosis optimal pupuk organik bekas maggot sebesar 17 ton ha-1 atau 37,5 g/polybag berisi 5 kg tanah dengan produksi optimal berat segar tanaman bayam sebesar 14,167 gram. Kata kunci :bayam, pupuk organik bekas maggot, NPK anorganik, Ultisol
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2107001848 | T50447 | T504472021 | Central Library (REFERENCE) | Available but not for loan - Missing |
No other version available