Skripsi
AKUMULASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) PADA HASIL TANGKAPAN SAMPINGAN (BYCATCH) PERIKANAN BAGAN TANCAP DI PESISIR BANYUASIN SUMATERA SELATAN
yang bernilai ekonomis penting yang hidup di perairan. Akumulasi logam berat yang terjadi pada ikan dapat mempengaruhi nilai ekonomis produk perikanan laut tersebut. Ikan yang mengandung logam berat berbahaya bila dikonsumsi oleh manusia. Oleh karena itu perlu diteliti akumulasi logam berat Cu dan Pb dalam beberapa ikan hasil tangkapan sampingan yang dominan di Pesisir Banyuasin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis ikan hasil tangkapan sampingan yang dominan dan akumulasi logam berat Pb dan Cu dalam hasil tangkapan sampingan bagan tancap di Pesisir Banyuasin. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2019. Pengambilan sampel dilakukan pada satu bagan tancap kemudian dianalisis menggunakan SSA (Spektrofotometri Serapan Atom) dengan dua kali pengulangan. Hasil analisis menemukan konsentrasi rata-rata logam berat Pb dan Cu dalam ikan japuh sebesar 0,65 mg/kg Pb; 0,16 mg/kg Cu. Pada ikan tembang 0,70 mg/kg Pb; 0,03 mg/kg Cu. Adapun pada ikan parang-parang sebesar 0,50 mg/kg Pb; 0,17 mg/kg Cu. Berdasarkan baku mutu SNI, Dirjen POM dan FAO, konsentrasi Pb dan Cu dari tiga jenis ikan hasil tangkapan sampingan masih dibawah ambang batas baku mutu dan aman dikonsumsi oleh manusia. Kata Kunci : baku mutu, hasil tangkapan sampingan, logam berat, Perairan Banyuasin.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2007001827 | T35913 | T359132020 | Central Library (REFERENCES) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available