Text
Perbandingan pengaruh model pair checks dengan paired storytelling terhadap keaktifan peserta didik pada pembelajaran IPS di SMP Negeri 15 Palembang
Tujuan penelitian ini untuk membuktikan perbedaan pengaruh model Pair Checks dengan model Paired Storytelling terhadap keaktifan peserta didik pada pembelajaran IPS di SMP Negeri 15 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode completely randomized design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VIII. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan cluster random sampling, sehingga diperoleh sampel kelas VIII.2 (eksperimen-1) dan VIII.1 (eksperimen-2) masing-masing kelas terdiri 40 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi. Statistik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu menggunakan uji-t. berdasarkan analisis data yang dilakukan didapat thitung = 14.30 > ttabel = 1,98. Apabila thitung > ttabel maka Ho di tolak dan Ha diterima. Artinya terdapat perbedaan pengaruh model Pair checks dengan Paired storytelling terhadap keaktifan peserta didik pada pembelajaran IPS di SMP Negeri 15 Palembang. Hasil analisis data observasi peneliti pada kelas eksperimen-1 didapat hasil sebesar 92,5% dan pada kelas eksperimen-2 didapat hasil sebesar 90% sehingga dapat diinterpretasikan aktivitas pembelajaran yang dilakukan peneliti sangat aktif. Adapun kelemahan yang peneliti temukan pada penelitian ini yaitu pada model Pair checks yaitu peserta didik masih kesulitan dan masih kurang jujur dalam memeriksa jawaban temannya. Sedangkan model Paired storytelling peserta didik masih kurang percaya diri untuk maju kedepan kelas dan mengeluarkan pendapatnya. Penggunaan model Pair checks sebaiknya lebih diarahkan dan di monitor agar tim pelatih tidak berbuat curang dalam memeriksa jawaban dari tim peserta. Sedangkan pada model Paired storytelling sebaiknya lebih diarahkan dan dimotivasi agar peserta didik berani maju kedepan untuk menjelaskan materi dan mengungkapkan pendapatnya
No copy data
No other version available