Text
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT SENI PERTUNJUKAN TRADISIONAL SUMATERA SELATAN DI PALEMBANG
Kota Palembang yang menjadi ibukota Sumatera Selatan memiliki banyak seni pertunjukan lokal. Tetapi, masih kurang gedung pusat seni pertunjukan tradisional untuk melestarikan budaya tradisional tersebut. Oleh karena itu, konsep desain dari gedung ini adalah menginterpretasikan kembali tradisi budaya lokal ke dalam bangunan dengan fungsi yang modern. Dalam hal ini filosofi arsitektur rumah Limas diinterpretasikan untuk fungsi tersebut. Filosofi arsitektur rumah Limas diterapkan pada penataan tapak, desain bangunan, struktur dan utilitas. Sebagaimana filosofinya, bangunan berada pada lahan di tepian sungai dan berorientasi utama menghadap Sungai Musi. Pada penataan bangunan didasarkan pada hirarki rumah Limas yang disebut kekijing pusat seni pertunjukan sehingga terdapat beberapa penyesuaian konsep desain. Penyesuaian tersebut seperti pada konsep arsitektur digunakan beberapa detail ornamen ukiran khas Palembang, penggunaan material kayu, dan pewarnaan emas baik pada interior maupun fasad bangunan. Penyesuaian desain lainnya berupa penyesuaian terhadap bangunan tepian sungai sehingga pada konsep struktur rumah panggung tetap diterapkan pada bangunan ini dan area bawah panggung dimanfaatkan sebagai ruang komunal bagi pengunjung. Selain itu, bentuk penyesuaian bangunan tepian sungai juga diterapkan konsep sistem utilitas limbah yang menggunakan sistem lahan basah buatan agar kelestarian lingkungan sekitar terutama Sungai Musi tetap terjaga.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2107000455 | T47163 | T471632021 | Central Library (REFERENCES) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available