Skripsi
PENILAIAN BAHAYA ERGONOMI TERHADAP PEKERJA PENGRAJIN PERHIASAN TRADISIONAL DI KELURAHAN TANJUNG BATU OGAN ILIR
Salah satu keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah karena posisi yang canggung selama beraktivitas. Pekerjaan perhiasan juga bisa mengalami MSD. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari tingkat bahaya ergonomi pada pekerja pengrajin di Desa Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan observasional dengan pendekatan cross sectional. Data diperoleh dari modifikasi hasil wawancara dari Nanda (2019), lembar survei BRIEF (Humantech Inc, 2002), dan kuesioner Nordic Body Map (Tarwaka, 2010). Penentuan sampel dilakukan secara purposive random sampling dengan 2 orang sebagai informan kunci dan 5 orang sebagai informan. Tingkat bahaya ergonomis untuk 9 bagian tubuh pekerja ditentukan berdasarkan metode BRIEF (2002). Hasil wawancara menunjukkan bahwa 100% pekerja mengalami keluhan tentang leher bagian atas, leher bagian bawah, bahu kanan, punggung, siku kanan, lengan kanan atas, dan lengan kanan, sedangkan hasil lembar BRIEF menunjukkan tingkat bahayanya. tinggi yaitu keluhan pada siku kiri dan kanan, bahu kiri dan kanan, leher, punggung, dan tingkat bahaya dalam kategori sedang berupa keluhan pada tangan kanan dan pergelangan tangan. Disimpulkan bahwa risiko bahaya ergonomis yang tinggi ditemukan pada semua tahap pekerjaan (peleburan, penggilingan, penggulungan, pembentukan perhiasan, dan penyepuhan). Dianjurkan agar para pekerja meluangkan waktu beberapa saat (8-12 detik) untuk meregangkan otot
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2107000368 | T46484 | T464842021 | Central Library (REFERENCES) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available