Skripsi
AKTIVITAS SENYAWA ANTIOKSIDAN DAUN KIRINYUH (Eupatorium inulifolium Kunth.)
Kekayaan biodiversitas flora indonesia membuat masyarakat indonesia
memanfaatkan tumbuhan menjadi obat yang dipercaya dapat mengobati penyakit
secara turun temurun di daerah setempat. Penyakit yang sering dijumpai pada
masyarakat umumnya penyakit degeneratif yang disebabkan oleh stres oksidatif.
Stres oksidatif suatu ketidakseimbangan jumlah radikal bebas dan jumlah
antioksidan di dalam tubuh. Tumbuhan famili Asteraceae diketahui manfaatnya
sebagai antiinflamasi, antikanker, antibakteri dan antioksidan. Daun kirinyuh
(Eupatorium inulifolium Kunth.) termasuk famili Asteraceae yang memiliki
aktivitas sebagai antioksidan yang memiliki kekuatan antioksidan yang sangat
kuat, namun belum diketahui penggolongan senyawa antioksidan dan isolasi
senyawa antioksidannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas
antioksidan masing-masing fraksi, penggolongan senyawa antioksidan dan nilai
IC50 senyawa antioksidan yang diisolasi dari daun kirinyuh.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2020 sampai bulan Maret 2021,
pengambilan sampel berlokasi di Bukit Sentiong, Koto Renah, Kota Sungai
Penuh, Kabupaten Kerinci, Provisi Jambi. Metode riset menggunakan metode
eksplorasi eksprimental yang diawali dengan preparasi sampel daun kirinyuh,
selanjutnya ekstraksi, fraksinasi dengan metode fraksinasi cair-cair, kemudian
diisolasi dengan kromatografi kolom dan diuji aktivitas antioksidan senyawa
dengan metode DPPH.
Hasil ekstraksi didapatkan rendemen ekstrak metanol daun kirinyuh sebanyak
24,61%. Hasil fraksinasi didapatkan rendemen fraksi n-heksan, etil asetat dan
metanol-air berturut-turut 33,66%, 41,66% dan 24,66%. Hasil uji aktivitas
antioksidan fraksi daun kirinyuh menggunakan kromatografi lapis yang
menunjukkan fraksi n-heksan dan fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan
yang tergolong kuat dibandingkan dengan fraksi metanol air. Hasil pemurnian
vii
Universitas Sriwijaya
didapatkan isolat murni N1, N2, E1, E2, E6 dan E8. Isolat N1,N2, E1 dan E2
yaitu golongan senyawa terpenoid yang memiliki perbedaan nilai Rf, isolat E6
yaitu golongan senyawa flavonoid dan isolat E8 yaitu golongan senyawa tanin.
Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menunjukkan bahwa isolat N1 dan
isolat E1 memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50
46,4925 ppm dan 43,1465 ppm. Isolat N2, isolat E2 dan isolat E6 memiliki
aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 88,4562
ppm, 66,0675 ppm dan 62,4555 ppm. Isolat E8 memiliki aktivitas antioksidan
yang sedang dengan nilai IC50 sebesar 107,5823 ppm. Kesimpulan yang diperoleh
dari penelitian ini yaitu golongan senyawa antioksidan fraksi n-heksan dan fraksi
etil asetat daun kirinyuh (Eupatorium inulifolium Kunth.) yang berhasil diisolasi
yaitu terpenoid, flavonoid dan tanin yang memiliki aktivitas antioksidan yang
sangat kuat, kuat dan sedang
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2107000341 | T45883 | T458832021 | Central Library (REFERENCES) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available