Skripsi
PENINGKATAN KONDUKTIVITAS KARBON AKTIF SERAT SABUT KELAPA MENGGUNAKAN KALIUM HIDROKSIDA (KOH) DAN BESI (III) KLORIDA (FeCl3)
Telah dilakukan pembuatan karbon konduktif menggunakan bahan baku karbon
serat sabut kelapa, melalui perlakuan kimia menggunakan bahan aktivasi Kalium
Hidroksida (KOH) dan katalis Besi (III) Klorida (FeCl3). Karakteristik dari karbon
konduktif ini dipengaruhi oleh penambahan zat aktivasi, katalis dan suhu pirolisis.
Tahapan pertama, menyiapkan variasi komposisi larutan (0,0 M; 0,2 M; 0,4 M KOH
dengan 0,2 M; 0,4M FeCl3) sebanyak 75 ml air, untuk impregnasi 7,5 gr karbon pada
suhu 80 °C sambil diaduk selama 4 jam. Kemudian proses pemanasan dilanjutkan hingga
membentuk pasta, lalu dikeringkan dan dilakukan penggerusan. Tahap berikutnya,
karbon dipirolisis pada suhu 900 ºC dan 1300 ºC dengan penahanan selama 2 jam. Karbon
hasil pirolisis dicuci melalui metoda perendaman dalam HCl 2M selama 24 jam untuk
menghilangkan sisa katalis FeCl3 dan mineral lainnya, lalu dicuci dengan aquades.
Pengukuran tahanan listrik sampel dilakukan dengan variasi beban torsi 10, 20 dan 30
kgf.cm menggunakan metoda fourpoint probe, kemudian menghitung konduktivitasnya.
Hasil pengukuran yang dilakukan menunjukan bahwa sampel karbon dengan perlakuan
0.4 M Fe+0.0KOH pada suhu 900 ºC memiliki nilai konduktivitas tertinggi diantara
seluruh sampel dengan beban torsi 10 kgf.cm, dan sampel 0.4M Fe + 0.4KOH pada suhu
900 ºC dengan beban torsi 30 kgf.cm. Kurva analisa XRD dari karbon hasil pengolahan
menggunakan katalis menunjukkan adanya puncak difraksi yang tajam dan sempit (002)
pada sudut difraksi sekitar 26º. Hal ini menyiratkan bahwa karbon memiliki struktur
kristal dengan susunan atom lebih teratur dari pada karbon tanpa katalis, sehingga sifat
listrik karbonnya menjadi lebih konduktif
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2107000115 | T44728 | T447282021 | Central Library (REFERENCES) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available