Text
Perubahan tradisi ngampek lopi (turun perahu) pada masyarakat suku bugis di Desa Nelayan II Kecamatan Sungai Liat Kabupaten Bangka
Penelitian ini berjudul “Perubahan Tradisi Ngampek Lopi (Turun Perahu) Pada
Masyarakat Suku Bugis di Desa Nelayan II Kecamatan Sungailiat Kabupaten
Bangka”. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk
perubahan yang terjadi dalam tradisi ngampek lopi (turun perahu). Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk perubahan yang terjadi pada tradisi
ngampek lopi di Desa Nelayan II Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka II.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, pengumpulan data diperoleh
melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Penentuan informan
dilakukan secara purposive dengan tujuan memperoleh informan dari orang-orang
yang benar-benar mengetahui dan dapat memberi informasi tentang masalah yang
diteliti. Dalam penelitian ini informan berjumlah 10 orang dengan 7 informan utama
dan 3 informan pendukung. Strategi penelitian adalah etnografi. Data yang
terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis taksonomi dan
triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi ngampek lopi merupakan
tradisi yang dilaksanakan masyarakat suku bugis sebagai wujud dalam meminta
perlindungan kepada penguasa laut ketika sedang berlayar. Perubahan-perubahan
yang terjadi pada tradisi ngampek lopi (turun perahu) tersebut terbagi menjadi 4
tahap yakni tahap konformitas, inovasi, ritualisme dan retreatisme yang disebabkan
oleh adaptasi masyarakat terhadap perubahan, diferensiasi struktutural dan
fungsional serta adanya inovasi oleh masyarakat suku bugis itu sendiri
No copy data
No other version available