Text
Analisis tinggi wajah anterior pada penderita deep bite
Deep bite merupakan maloklusi dengan nilai over bite yang lebih
dari 1/3 panjang mahkota gigi insisivus rahang bawah. Deep bite memiliki pengaruh
terhadap penampilan estetik, penderita deep bite wajahnya menjadi tampak lebar dan
pendek, akibat terjadi perubahan ukuran proporsi tinggi wajah anterior bawah (snme). Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara deep
bite dan tinggi wajah anterior penderita deep bite pada mahasiswa PSPDG angkatan
2010 dan 2011 Universitas Sriwijaya. Metode : Sampel penelitian ini adalah 45
orang penderita deep bite, data nilai over bite didapat dari pengukuran model studi
kemudian dilakukan analisis dengan mengukur tinggi wajah anterior secara langsung
pada wajah melalui titik trichion, glabella, subnasal dan menton. Hasil : Hasil uji
korelasi spearman menunjukan korelasi antara deep bite dan tinggi wajah anterior
bawah (sn-me) sebesar -0,62 kekuatan korelasinya kuat, uji korelasi pearson’s antara
deep bite dan 2/3 tinggi wajah anterior tengah-bawah (gl-me) sebesar -0,66 kekuatan
korelasi kuat dan uji korelasi pearson’s antara deep bite dan tinggi wajah anterior
total (tr-me) sebesar -0,51 kekuatan korelasi sedang. Kesimpulan : Terdapat korelasi
yang bermakna antara deep bite dan tinggi wajah anterior bawah (sn-me) yang sangat
berpengaruh terhadap tinggi wajah anterior total (tr-me).
No copy data
No other version available