Text
Perubahan garis pantai menggunakan citra spot multitemporal dan metode analitik di daerah tanjung layang kecamatan sungailiat provinsi kepulauan bangka belitung
Daerah Tanjung Layang merupakan daerah pantai yang digunakan untuk kegiatan pariwisata dan terdapat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Daerah ini berbatasan langsung dengan Selat Karimata di sebelah timurnya, sehingga mendapat pengaruh sifat-sifat laut seperti angin yang membangkitkan gelombang dan pasang surut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tinggi, periode dan arah datang gelombang yang dibangkitkan oleh angin di Tanjung Layang Kota Sungailiat, menganalisis jumlah angkutan sedimen yang disebabkan oleh gelombang di Tanjung Layang Kota Sungailiat dan menganalisis perubahan garis pantai melalui teknologi penginderaan jauh di Tanjung Layang Sungailiat dan jumlah angkutan sedimen berdasarkan tahun perekaman citra. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2015 sampai dengan November 2015 di Tanjung Layang Sungailiat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penginderaan jauh menggunakan citra satelit SPOT 4 (2007, 2008, 2010) dan SPOT 6 (2014) serta metode analitik menggunakan data angin (2007-2014). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan garis pantai dari tahun 2007 sampai 2008 mengalami abrasi dan akresi seluas 0,1916 km2 dan 0,0161 km2 dengan angkutan sedimen sebanyak 174.882,7 m3, tahun 2008 hingga 2010 mengalami abrasi dan akresi seluas 0,3263 km2 dan 0,0039 km2 dengan angkutan sedimen sebanyak 186.451,5 m3 dan dari tahun 2010 hingga 2014 mengalami abrasi dan akresi seluas 0,1359 km2 dan 0,022 km2 dengan angkutan sedimen sebanyak 866.661,92 m3.
Kata kunci : Perubahan Garis Pantai, Citra SPOT, Abrasi, Akresi, Tanjung Layang
No copy data
No other version available