Text
Prevalensi dan karaktristik penderita neoplasia kelenjar salivarius di bagaian patologi anatomi RSMH Palembang periode januari 2010-desember 2012
Latar Belakang: Neoplasia kelenjar salivarius adalah pertumbuhan sel secara abnormal pada jaringan kelenjar salivarius (ludah) yang diperkirakan angka kejadiannya meningkat setiap tahun. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui prevalensi dan mengidentifikasi karakteristik penderita neoplasia kelenjar salivarius. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif observasional dengan sampel penelitian berupa arsip data formulir dan jawaban hasil pemeriksaan patologi anatomi di Bagian Patologi Anatomi RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang periode Januari 2010-Desember 2012. Hasil: Pada periode Januari 2010-Desember 2012 didapatkan jumlah penderita neoplasia kelenjar salivarius sebanyak 110 orang dari 32.726 orang yang menjalani pemeriksaan patologi anatomi. Penderita berjenis kelamin laki-laki 69 orang (62,7%) dan perempuan 41 orang (37,3%), kelompok usia terbanyak yaitu usia >40 tahun sebanyak 62 orang (56,4%). Kelompok pekerjaan yang banyak ditemukan dari 36 sampel yang tercantum adalah wiraswasta (7,3%), dan IRT (6,4%). Jenis neoplasia yang umumnya ditemukan adalah benign epithelial tumours sebanyak 76 penderita (69,1%) dan malignant epithelial tumours sebanyak 32 penderita (29,1%). Neoplasia jinak dan ganas yang sering ditemukan adalah pleomorphic adenoma (50,9%) dan mucoepidermoid carcinoma (10,0%). Kesimpulan: Prevalensi penderita neoplasia kelenjar salivarius pada periode Januari 2010-Desember 2012 adalah 0,34%. Rasio antara jenis kelamin laki-laki dan perempuan adalah 1,7:1, usia rata-rata penderita adalah 45 tahun, pekerjaan yang sering ditemukan yaitu wiraswasta dan benign epithelial tumours (pleomorphic adenoma) merupakan neoplasia kelenjar salivarius yang paling banyak ditemukan.
No copy data
No other version available