Text
Analisa pengembangan jaringan jalan dan jembatan Kota Palembang dengan program JICA STRADA
Dengan pertumbuhan ekonomi dan penduduk yang pesat dan
berkesinambungan di dalam Kota Palembang dan wilayah sekitarnya menyebabkan
peningkatan mobilitas orang dan barang. Untuk melayani kebutuhan transportasi saat
ini dan masa yang akan datang di Kota Palembang dimana pusat kegiatan Kota
antara bagian hulu dan hilir yang dibelah oleh Sungai Musi hanya dihubungkan oleh
Jembatan Ampera, dirasakan perlu dikaji kebutuhan sarana dan prasarana
transportasi. Dalam studi ini dibahas kebutuhan prasarana jembatan pada Sungai
Musi yang menghubungkan daerah hulu dan hilir Kota Palembang yang akan
dikembangkan sampai tahun 2037, sehingga permasalahan transportasi di Kota
Palembang dapat diatasi dengan baik.
Pada studi ini, OD matrik perjalanan di Kota Palembang dikembangkan
berdasarkan OD matrik Tahun 2009. Data kemudian digunakan untuk mengevaluasi
jaringan transportasi yang ada dengan pemodelan transportasi Kota Palembang. JICA
STRADA (System for Traffic Demand Analysis) yang digunakan dalam pemodelan
transportasi menunjukkan hasil yang baik, dimana perbandingan volume lalu lintas
hasil survei dengan volume pemodelan pada Tahun 2014 memiliki koefisien
determinasi (R2) sebesar 0,773.
Hasil menunjukkan bahwa dari hasil pengembangan infrastruktur Jembatan di
Kota Palembang akan mengalami stagnan apabila sampai Tahun 2037 tidak
dilakukan pengembangan infrastruktur dengan volume lalu lintas yang melintasi
setiap ruas jalan di Kota Palembang sudah melebihi kapasitasmya. Beberapa
alternatif solusi seperti Jembatan Musi III, Jembatan Musi IV, Jembatan Musi V,
Jembatan Musi VI, Jembatan Musi VII, Jembatan Musi VIII dan pembangunan jalan
Ring Road ditujukan untuk mengatasi permasalahan transportasi
No copy data
No other version available