Text
Perbandingan sifat mekanik hasil coran gabungan aluminium bekas velg sepedamotor dan alat masak yang diperlakukan panas dan tanpa perlakuan panas
Penelitian ini membandingkan sifat mekanik hasil cor ulang gabungan aluminium bekas velg sepedamotor dan alat masak yang diperlakukan panas dan tanpa perlakukan panas. Dari hasil pengecoran tersebut dilakuan pengujian kandungan komposisi kimia yang ternyata aluminium yang dihasilkan temasuk ke dalam aluminium paduan tembaga atau Al-Cu. Hasil cor ulang tersebut sebagian dilakukan perlakuan panas annealing pada temperatur 350⁰C dengan penahanan waktu selama 2 jam dan sebagian tidak diberi perlakuan panas. Dari hasil pengujian sifat mekanik ternayata persentase nilai kekerasan (BHN) terjadi penurunan setelah diannealing rata-rata sebesar 27,03%. Persentase nilai energi impak (E) terjadi peningkatan setelah diannealing rata-rata sebesar 25,9% dan 33,15% untuk nilai energi impak per satuan luas (W). Dari hasil pengujian tarik, persentase nilai tegangan ultimate (σu) dan tegangan fracture (σf) terjadi penurunan setelah diannealing rata-rata sebesar 11,42% dan 13,99%, Sedangkan pertambahan panjang (e) naik rata-rata sebesar 37,45%. Dari hasil pengujian sifat mekanik tersebut ternyata aluminium yang dihasilkan dari hasil pengecoran ulang tanpa perlakuan panas memiliki sifat mekanik yang lebih baik dari pada yang diperlakukan panas annealing.
No copy data
No other version available