Text
Sikap masyarakat dalam melestarikan kerajinan tradisional songket di Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Kota Palembang
Tujuan penelitian dari penulisan ini adalah untuk mengetahui sikap masyarakat dalam meletarikan kerajinan tradisional songket di kelurahan 30 Ilir kecamatan Ilir Barat II Palembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan unit analisis masyarakat Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II. Dalam penentuan informan digunakan secara purposive dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendetail sesuai dengan permasalahan penelitian Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, dokumentasi, observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teori pembentukan sikap oleh Azwar S. (1995) yang terdiri dari; Komponen Kognitif (Pengetahuan), Komponen Afeksi (Perasaan) dan Komponen Konatif (Perilaku). Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan beberapa tahapan yaitu reduksi data, tahap penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat pada umumnya masih berminat melestarikan kerajinan tradisional songket. Hal tersebut dilihat dari pengetahuan masyarakat mengenai sejarah atau perkembangan songket dan proses pembuatan dan penjualan songket yang dilakukan masyarakat. Selain itu, dilihat dari minat untuk mengembangkan songket dan minat membeli serta menggunakan songket pada saat acara adat atau pesta pernikahan. Namun, pengetahuan dan minat tersebut masih relatif kurang pada generasi muda. Generasi muda sebagai bagian dari masyarakat lebih berminat menggunakan batik atau kebaya pada saat acara pesta pernikahan, dengan alasan bahwa menggunakan songket lebih susah dan membuat mereka kurang nyaman.
No copy data
No other version available