The Sriwijaya University Library

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Login
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Efek teratogenik ekstrak daun keji beling (strobilanthes crispus bl.) terhadap fetus mencit (mus musculus) galur sub swiss webster serta rancangan pembelajarannya pada Sekolah Menengah Atas

Text

Efek teratogenik ekstrak daun keji beling (strobilanthes crispus bl.) terhadap fetus mencit (mus musculus) galur sub swiss webster serta rancangan pembelajarannya pada Sekolah Menengah Atas

Budi Eko Wahyudi - Personal Name;

Penilaian

0,0

dari 5
Penilaian anda saat ini :  

Telah dilakukan penelitian tentang efek teratogenik daun keji beling (Strobilanthes crispus Bl.) terhadap fetus mencit (Mus musculus) dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ekstrak daun keji beling dengan potensi teratogenik daun keji beling terhadap fetus mencit. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol negatif (0 mg/0,1 ml akuades/10 g BB), kontrol positif (0 mg/0,1 ml DMSO/10 g BB), dosis P1 (4,2 mg/0,1 ml DMSO/10 g BB), P2 (8,4 mg/0,1 ml DMSO/10 g BB), dan P3 (12,6 mg/0,1 ml DMSO/10 g BB). Larutan ekstrak daun keji beling diberikan secara gavage pada hari kehamilan ke-9 hingga ke-17. Hari ke-18 perlakuan, mencit ditimbang berat badannya, dimatikan dengan cara dislokasi leher, dan diambil fetusnya kemudian dibuat preparat skeleton fetus. Data dianalisis dengan perhitungan anava dan uji BJND. Ekstrak daun keji beling dengan dosis maksimal 8,4 mg menyebabkan penurunan berat badan fetus dan keterlambatan penulangan pada tulang supraoksipital, badan vertebra servikalis, badan vertebra sakrokaudalis, lengkung vertebra sakrokaudalis, gelang pektoral dan rangka anggota depan (falang proksimal dan falang intermediet), gelang pelvik dan rangka anggota belakang (falang proksimal dan falang intermediet), serta kecacatan asimetris dumbbell-shaped pada sternum. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun keji memiliki efek teratogenik terhadap fetus mencit. Hasil penelitian ini dapat menjadi alternatif contoh kontekstual dan materi pangayaan pada pembelajaran Biologi Kelas X Semester II pada Kompetensi Dasar 3.3 Mendeskripsikan ciri-ciri Divisio dalam dunia tumbuhan dan peranannya bagi kelangsungan hidup di bumi.


Availability

No copy data

Detail Information
Series Title
-
Call Number
-
Publisher
Inderalaya : Fak.Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2012
Collation
xv, 54 hlm. : ilus.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
NONE
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
fetus mencit
Efek teratogenik
Keji beling
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

The Sriwijaya University Library
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2025 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search