Text
Hubungan tingkat pengetahuan mengenai alat kontrasepsi dengan tingkat partisipasi dalam program kb studi pada pasangan usia subur (pus) yang menggunakan alat kontrasepsi jangka pendek di Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir
Suksesnya suatu program, dalam hal ini program keluarga berencana, tergantung dari aktif atau tidaknya partisipasi masyarakat untuk mensukseskan program tersebut. Faktor yang mempengaruhi seseorang untuk menggunakan alat kontrasepsi yaitu umur, pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, dan keluarga. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah seberapa besar tingkat pengetahuan mengenai alat kontrasepsi, seberapa besar tingkat partisipasi dalam program KB, dan seberapa besar hubungan tingkat pengetahuan mengenai alat kontrasepsi dengan tingkat partisipasi dalam program KB? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasangan suami istri mengenai alat kontraspsi, untuk mengetahui tingkat partisipasi pasangan suami istri dalam program KB, dan untuk mengetahui arah hubungan tingkat pengetahuan mengenai alat kontrasepsi mengenai alat kontrasepsi dengan tingkat partisipasi dalam program KB di Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekplanatif kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan mengenai alat kontrasepsi sebagai variabel bebas (X) dan tingkat partisipasi dalam program KB sebagai variabel terikat (Y). dengan sampel berjumlah 100 orang yang di dapat dari teknik proportionate stratified random dengan menggunakan hukum probabilitas dari jumlah populasi sebanyak 229 orang, teknik pengumpulan data berupa angket. Instrumen berupa angket setelah diberikan kepada responden dilakukan analisis uji validitas dan uji reliabilitas. Dari data yang didapat, dianalisis sehingga menghasilkan kesimpulan data sebagai berikut: tingkat pengetahuan responden mengenai alat kontrasepsi ada pada kategori tinggi, hal ini ditunjukan oleh skor total responden (6405) yang terletak antara skor 5100 (median) dengan 6800 (kuartil 3), yang merupakan batas skor pada kategori tingkat pengetahuan tinggi. Tingkat partisipasi responden dalam program KB ada pada kategori tinggi, hal ini ditunjukkan oleh skor total responden (6661) yang terletak antara skor 5700 (median) dengan 7600 (kuartil 3), yang merupakan batas skor pada kategori tingkat pengetahuan tinggi. Nilai koefisian korelasi hasil perhitungan sebesar 0,3238, sedangkan koefesien determinasinya untuk mengukur besar pengaruh variabel X terhadap varabel Y adalah 10,48%. Kesimpulan akhir menunjukkan tingkat partisipasi pasangan usia subur dalam program KB di Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir ditentukan oleh tingkat pengetahuan mengenai alat kontrasepsi sebesar 10,48% dan sisanya yaitu 89,52% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
No copy data
No other version available