Text
Pengaruh kecepatan putaran rotari dan kecepatan maju alat terhadap hasil pembajakan pada tanah ultisol
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan putaran
rotari dan kecepatan maju alat terhadap hasil pembajakan tanah ultiol. Penelitian
ini telah dilaksanakan dari Oktober 2015 sampai Januari 2015 di Bengkel
Pertanian Jurusan Teknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya,
Laboratorium Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya
Palembang dan Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya.
Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Faktorial
(RAKF) dengan dua faktor perlakuan dan tiga kali pengulangan. Faktor pertama
adalah kecepatan maju alat A₁ (3 km/jam), A₂ ( 4 km/jam ) dan A₃ (5 km/jam)
dan faktor kedua adalah kecepatan putaran rotari B₁ (540 rpm) dan B₂ (860 rpm ).
Parameter yang diamati meliputi bulk density dan agregat tanah , serta kadar air
dan kebutuhan daya traktor yang merupakan parameter pendukung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan kecepatan putaran rotari
860 rpm dan kecepatan maju alat 3 km/jam merupakan perlakuan yang
menghasilkan nilai perubahan bulk density terbesar yaitu sebesar 0,32 g/cm3. Nilai
persentase tanah terbentuk granula terbesar yaitu dihasilkan dari perlakuan
kecepatan putaran rotari 860 rpm dan kecepatan maju alat 3 km/jam sebesar 60,63
%. Nilai rerata kadar air tanah pada saat pembajakan yaitu sebesar 19 %.
Kebutuhan daya terbesar pada saat pembajakan yaitu pada perlakuan kecepatan
maju alat 5 km/jam dan kecepatan putaran rotari 860 rpm sebesar 15,8 kW dan
kebutuhan daya terkecil yaitu 9,41 kW pada perlakuan kecepatan maju alat 3
km/jam dab kecepatan putaran rotari 540 rpm.
No copy data
No other version available