Text
Isolasi senyawa metabolit sekunder dari jamur endofitik fasarium sp rimpang tumbuhan kunyit putih dan uji aktivitas antibakterinya
Telah diisolasi senyawa metabolit sekunder dari jamur endofitik Fusarium sp pada rimpang tumbuhan kunyit putih (Curcuma zedoaria (Berg) Roscoe). Isolasi diawali dengan kultivasi jamur Fusarium sp dalam 8 L medium PDB (Potato Dextrose Broth) selama 21 hari. Medium kultur diekstraksi secara partisi menggunakan etil asetat kemudian dievaporasi. Ekstrak pekat etil asetat yang diperoleh dipisahkan dan dimurnikan dengan teknik kromatografi. Senyawa murni yang diperoleh selanjutnya dilakukan uji aktivitas antibakterinya. Aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi cakram dengan bakteri uji E. coli, S. disentriae, S. aureus, dan B. subtilis. Senyawa hasil isolasi berupa padatan berwarna kuning (0,32 g) dengan titik leleh 171-172oC. Berdasarkan analisis data spektroskopi UV, IR, dan NMR diusulkan senyawa murni hasil isolasi adalah 5 (4’-etoksi-2’-hidroksi-5’-metil-2’,3’-dihidrofuran-3’-il (hidroksi) metil-4-isopropil-3-metil-2-piran-2-on). Struktur senyawa hasil isolasi masih memiliki beberapa kelemahan dan perlu dilakukan pengukuran NOESY dan MS. Senyawa hasil isolasi menunjukkan aktivitas antibakteri yang setara dengan kontrol positif Ampicilin terhadap bakteri uji E. coli dan S. aureus pada konsentrasi 500 ppm dengan diameter zona hambat masing-masing 11 mm. Berdasarkan data disimpulkan senyawa hasil isolasi berpotensi sebagai senyawa aktif antibakteri.
No copy data
No other version available