Skripsi
PENGARUH SPASI TULANGAN SENGKANG DI ZONA JOINT TERHADAP KINERJA SAMBUNGAN BALOK KOLOM EKSTERIOR SELF COMPACTING CONCRETE
Salah satu elemen struktural yang didesain tahan terhadap gempa adalah sambungan balok-kolom. Zona sambungan tersebut merupakan daerah responsif terhadap distribusi beban gempa, sehingga desain yang tepat adalah harus memenuhi kriteria seismik. Kesulitan pemadatan beton konvensional akibat kerapatan tulangan dapat diatasi dengan material self compacting concrete. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh spasi tulangan sengkang di zona joint terhadap kinerja sambungan balok kolom eksterior self compacting concrete. Analisis dilakukan menggunakan ANSYS yang berbasis metode elemen hingga (finite element method). Output analisis berupa kurva histeresis, story drift maksimum, kontur tegangan, daktilitas, kekakuan dan kekuatan struktur serta disipasi energi kumulatif. Pengaruh spasi tulangan sengkang 75 mm dibandingkan dengan pengaruh spasi tulangan sengkang 99 mm, 66 mm, dan 50 mm terhadap kinerja sambungan balok kolom eksterior. Sambungan balok kolom dengan spasi tulangan sengkang 75 mm mampu menahan tegangan tekan sebesar -36,029 s.d. -3,736 MPa, sedangkan sambungan balok-kolom dengan spasi tulangan sengkang 99 mm, 66 mm, dan 50 mm mampu menahan tegangan tekan sebesar -51,936 s.d. -3,736 MPa. Nilai daktilitas tertinggi sebesar 1,579 dicapai oleh sambungan balok-kolom dengan spasi tulangan sengkang 99 mm karena mengalami leleh struktur lebih cepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi spasi tulangan sengkang mempengaruhi kinerja struktur dalam menahan beban lateral siklik.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2407002704 | T143822 | T1438222024 | Central Library (References) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available