Text
PENGARUH WAKTU SIMPAN PASCA PRODUKSI TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SUSU KEDELAI SERTA SUMBANGANYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA
Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh waktu simpan pasca produksi susu kedelai terhadap aktivitas antioksidan. Waktu simpan pasca produksi yang digunakan antara lain, 1,4,7,10 dan 13 jam. Kelima sampel dilakukan pengujian antioksidan dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Pengamatan dilakukan secara kualitatif dengan mengamati perubahan warna DPPH dari warna ungu menjadi kuning muda dan secara kuantitatif dilakukan dengan cara menghitung nilai absorbansi sampel menggunakan alat Spetrofotometri UV-Vis. Selanjutnya dilakukan perhitungan nilai inhibisi dan IC50 untuk melihat kekuatan aktivitas antioksidan pada susu kedelai. Susu kedelai yang memiliki aktivitas antioksidan paling baik adalah 1 jam dengan nilai IC50 28,1866667 µg/ml tergolong sangat kuat, susu kedelai 4 jam memiliki nilai IC50 37,283737 µg/ml tergolong sedang, susu kedelai 7 jam memiliki nilai IC50 146,954023 µg/ml tergolong sedang, susu kedelai 10 jam memiliki nilai IC50 119,38 tergolong sedang, dan susu kedelai yang memiliki aktivitas antioksidan tidak baik pada 13 jam dengan memiliki nilai IC50 228,900738 tergolong sangat lemah. Aktivitas antioksidan pada susu kedelai akan mengalami penurunan seiring dengan waktu simpan dikarenakan beberapa faktor antara lain waktu simpan,suhu,cahaya, dan penyusun dari bahan tersebut. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai data dasar dalam aktivitas antioksidan susu kedelai terhadap waktu dan dijadikan sebagai bahan pengayaan pada materi fase F berproses sel dalam bentuk flipbook.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2507000968 | T166782 | T1667822025 | Central Library (Reference) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available