Skripsi
INKONSISTENSI PENGATURAN PERMOHONAN PEMBATALAN PUTUSAN ARBITRASE DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERNIAGAAN DITINJAU DARI PRINSIP KERAHASIAAN
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya ketidaksesuaian antara proses pemeriksaan penyelesaian sengketa di arbitrase yang mengutamakan prinsip kerahasiaan dengan proses pemeriksaan pembatalan putusan arbitrase di pengadilan yang mengutamakan asas keterbukaan. Dalam hal ini, arbitrase yang mengutamakan kerahasiaan tentunya menjadi salah satu tujuan dan keuntungan bagi para pihak yang sepakat untuk memilih arbitrase. Sehingga terdapat hak bagi para pihak untuk tidak diketahui oleh publik mengenai sengketa yang terjadi diantara kedua belah pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan serta menganalisis pengaturan dan mekanisme pembatalan putusan arbitrase serta inkonsistensi persidangan pembatalan putusan ditinjau dari prinsip kerahasiaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan analitis dan pendekatan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan permohonan putusan arbitrase belum memberikan batasan yang jelas, mekanisme persidangan pembatalan putusan arbitrase tidak bersifat mutlak serta prinsip kerahasiaan yang ada dalam arbitrase tidak dapat direalisasikan dalam proses persidangan di pengadilan. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan analisis dan argumentasi terhadap peraturan arbitrase, mekanisme persidangan dan rekomendasi untuk menyelaraskan peraturan persidangan arbitrase dengan pembatalan putusan.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2407001353 | T139691 | T1396912024 | Central Library (References) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available