Skripsi
HUBUNGAN PAJANAN AMONIA DALAM AIR GETAH KARET DENGAN KELUHAN PENYAKIT KULIT PADA BURUH TANI DI REJOSARI, KABUPATEN PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR Maharani,
Bidang pertanian dan perkebunan tidak dapat lepas dari penggunaan bahan kimia seperti, pestisida dan pupuk. Pupuk kimia dan pestisida mengandung lebih dari satu jenis bahan kimia dan salah satunya adalah amonia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kadar amonia dalam air getah karet dengan keluhan penyakit kulit pada buruh tani di Rejosari, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Penelitian ini merupakan penelitian epidemiologi observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah 119 orang buruh tani yang diambil dengan teknik simple random sampling. Selain itu, dilakukan pengukuran pada 20 sampel air menggunakan alat spektrofotometer dengan SNI 06-6989.30-2005 dan menggunakan kuesioner NOSQ 2002 untuk variabel keluhan penyakit kulit. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan software statistik dengan uji chi-square, mann whitney dan regresi logistik ganda. Hasil penelitian sebanyak 72,3% responden merasakan keluhan penyakit kulit. Terdapat hubungan signifikan antara kadar amonia dengan p-value (0,026), lama kontak dengan p-value (0,046), penggunaan APD dengan p-value (0,001) dan personal hygiene dengan p-value (0,000) dengan keluhan penyakit kulit. Lama kontak menjadi faktor dominan yang mempengaruhi keluhan penyakit kulit dengan nilai PR = 67287. Jadi, faktor-faktor yang mempengaruhi keluhan penyakit kulit pada buruh tani adalah kadar amonia, lama kontak, penggunaan APD dan personal hygiene.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2507001164 | T159643 | T1596432024 | Central Library (REFERENCES) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available