Skripsi
EVALUASI DAN OPTIMALISASI KINERJA RANGKAIAN DREDGE LP 125 DALAM MEMINDAHKAN ENDAPAN LUMPUR TAMBANG DI KOLAM MELAWAI PT. KALTIM PRIMA COAL SANGATTA, INDONESIA
PT. Kaltim Prima Coal merupakan salah satu perusahaan pertambangan yang menggunakan sistim tambang terbuka. Mengacu pada sistem penambangan yang digunakan, maka sudah pasti ada resiko dan masalah yang dihasilkan, salah satunya adalah masalah lumpur tambang yang dihasilkan akibat proses sedimentasi yang terjadi di catchment area Melawai yang didominasi oleh dumping area, dan juga sedimentasi yang dihasilkan dari sistem drainase pit Bendili yang mengendap di kolam pengendapan lumpur Melawai. Berdasarkan permasalahan tersebut PT. Kaltim Prima Coal telah melakukan langkah antisipatif dengan membuat lokasi kolam pengendapan Melawai dengan harapan air yang akan di alirkan ke alam telah dalam kondisi yang aman dari kontaminan dan terbebas di lumpur yang terlalu banyak. Namun ternyata langkah tersebut belum cukup, karena terjadi penumpukan material sedimen pembentuk lumpur di kolam Melawai. Demi mengantisipasi penumpukan material sedimen tersebut, maka dilakukan proses dredging untuk mengalirkan material padatan dalam bentuk slurry ke kolam lain yang telah direncanakan sebagai waste dump area. Untuk catchment area Melawai yang material sedimennya ditampung oleh kolam Melawai telah dioperasikan dredge LP 125 untuk mengalirkan endapan sedimen didalamnya. Namun sejauh ini operasional dari dredge LP 125 dirasa belum mampu mengimbangi laju pembentukan sedimen yang terjadi yakni sebesar 41.184,79 m3. Guna mencapai tingkat produksi yang diinginkan, maka dilakukanlah percobaan pengembanagan metode operasional Swing Operation Method untuk meningkatkan jumlah material solid yang dialirkan oleh Dredge LP 125, dan hasilnya didapat peningkatkan produksi kandungan solid sebesar 4% dari metode awal yang hanya menghasilkan solid sebesar 16,3% menjadi 20,3%, dimana efisiensi alat pada bulan Juni sebesar 50% dan debit aliran sebesar 500 m3 per jam. Sehingga dengan motode awal produksi hanya mencapai angka 29.340 m3 bisa meningkat menjadi 36.540 m3 setelah menerapkan Swing Operation Method.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
1407000205 | T140958 | T1409582013 | Central Library (References) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available