Skripsi
KAJIAN ULANG HASIL PERENCANAAN UKURAN TUBING UNTUK OPTIMASI PRODUKSI PADA SUMUR MINYAK X-01, X-02, DAN X-03 PT. PERTAMINA EP ASSET 2 PENDOPO FIELD
Kemampuan berproduksi suatu sumur merupakan tolak ukur didalam perencanaan peralatan produksi, tujuannya untuk mendapatkan laju produksi yang optimal dan sesuai dengan target. Sistem peralatan produksi yang berfungsi untuk mengalirkan laju produksi kepermukaan yaitu tubing (pipa produksi). Ukuran tubing yang tidak sesuai dengan Productivity Index (P1) dapat menghambat kesinambungan produksi minyak dari sumur minyak tersebut. Hal ini disebabkan sistem peralatan produksi akan cepat terkorosi akibat gesekan antara fluida produksi dengan dinding tubing,sehingga tubing cepat rusak dan diganti. Dan dapat menyebabkan kerusakan formasi (formation damage) dan terbentuknya scale. Agar dalam proses produksi tidak menimbulkan kendala tersebut maka penggunaan ukuran tubing yang harus disesuaikan dengan ukuran kemampuan dari produksi sumur migas tersebut. Untuk menentukan ukuran tubing pada suatu sumur dapat dievaluasi dengan kurva Inflow Performance Relationship (IPR), kurva pressure traverse dan analisa sistem nodai, yang merupakan hubungan kurva IPR terhadap kurva tubing in/ake yang akan berpotongan. Titik perpotongan tersebut yang akan menunjukkan laju produksi optimal suatu sumur setiap ukuran tubing. Hasil-hasil penelitian melalui analisa sistem nodai pada sumur-sumur X-0l, X-02, dan X-03 memperlihatkan bahwa laju produksi optimal masing-masing sebesar 1375 bfpd, 1370 bfpd, dan 1770 bfpd akan tercapai dengan menggunakan ukuraan tubing 4 in (ID), penggunaan ukuran tubing pada sumur X-01 dan X-03 pada saat ini adalah 4 in (ID), yang artinya bahwa ukuran tubing telah sesuai dan tidak perlu diganti. Sedangkan pada X-02 yang menggunakan ukuran tubing 3 in (ID) harus diganti dengan ukukuran 4 in (ID). Apabila ukuran tubing 3 in (ID) pada sumur X-02 tidak diganti akan dapat mempercepat proses terjadinya kerusakan formasi (formation damage) akibat lumpur dan pasir yang ikut terproduksi akan lebih banyak jatuh kembali ke formasi, sehingga akan menutupi pori-pori lapisan produktif.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
1407003408 | T141246 | T1412462014 | Central Library (References) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available