Skripsi
DISONANSI KOGNITIF WARGANET DI X TERKAIT PRAKTIK CANCEL CULTURE TERHADAP FILM LIKE AND SHARE
Di Indonesia, fenomena praktik budaya pembatalan mulai banyak dilakukan oleh warganet khususnya di media sosial X. Film Like and Share mendapat budaya pembatalan dari warganet X karena skandal salah satu pemeran utamanya yang terlibat perselingkuhan dengan pria beristri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran disonasi kognitif warganet saat film Like & Share mendapatkan pembatalan di X dan bagaimana cara mengatasi disonansi tersebut hingga dapat mengambil keputusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui dokumentasi berupa tangkapan layar tweets yang menggambarkan kondisi disonan dan wawancara dengan tujuh narasumber yang merupakan warganet X. Hasil penelitian menunjukkan adanya disonansi kognitif yang terjadi pada warganet X terkait pengambilan keputusan untuk cancel atau tidak film Like and Share. Inkonsistensi logis merupakan sumber disonansi paling banyak yang dirasakan warganet X. Pengurangan disonansi dilakukan dengan cara menambah elemen kognitif dengan melakukan retensi selektif, mengubah elemen kognitif lingkungan, dan pada akhirnya mengubah perilaku terkait pengambilan keputusan. Penelitian ini juga memberikan pemahaman bahwa fenomena budaya pembatalan dapat menjadi alat kontrol sosial bagi tokoh publik yang bermasalah. Kata kunci: Budaya, Disonansi, Film, Kognitif, Media Sosial
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2407001394 | T140502 | T1405022024 | Central Library (References) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available