Skripsi
ANALISIS PENGARUH UKURAN PARTIKEL BATUBARA TERHADAP KUALITAS BRIKET PADA PEMBUATAN BRIKET BATUBARA BANKO PT. BUKIT ASAM (PERSERO), Tbk. TANJUNG ENIM SUMATERA SELATAN
PT. Bukit Asam (Persero), Tbk., melopori pendirian pabrik briket batubara, sekaligus memasyarakatkan dan memasarkannya. Briket batubara merupakan solusi untuk industri ataupun rumah tangga yang selama ini menggunakan bahan bakar minyak dan gas. Sebagai energi alternatif yang baru briket batubara sering menimbulkan masalah dalam penggunaannya, masalah yang ditimbulkan dalam penggunaan briket batubara adalah pada saat penyalaan dan pembakaran briket serta efek munculnya asap dan bau pada saat pembakaran serta mengingat proses penyalaan yang dapat menghambat waktu penggunaannya. Karena masalah tersebut maka perlu dilakukan penelitian guna mengetahui ukuran butir dan komposisi bahan pembuatan briket yang baik sehingga briket batubara dalam proses penyalaan dan pembakaran tidak memakan waktu yang cukup lama serta menimbulkan bau dan asap. Penelitian ini dilakukan dengan memakai 3 ukuran sampel briket batubara. Adapun 3 ukuran sampel yang digunakan yaitu -1.00 mm, -0.60 mm, dan — 0.20 mm, serta dengan perbandingan komposisi semikokas dan clay sebesar 4,58 % : 0,42 %. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ukuran butir pembuatan briket batubara yang optimal, serta menghasilkan kualitas penyalaan dan pembakaran yang berkualitas dan optimal serta tidak banyak mengeluarkan asap dan bau yang menyengat pada saat proses pembakaran adalah ukuran butir - 0,20 mm, serta hasil analisis uji kuat tekan terhadap briket batubara menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran butir maka akan semakin besar beban yang dapat diterima oleh briket batubara tersebut, dan begitu pula sebaliknya.
No copy data
No other version available