Skripsi
EVALUASI KUALITAS KERJA PENCUCIAN KAPAL ISAP PRODUKSI (KIP) TIMAH 14 DI LAUT TEMPILANG, UNIT LAUT BANGKA PT. TIMAH (PERSERO) Tbk BANGKA BELITUNG
PT. Timah (Persero) Tbk Unit Laut Bangka merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang penambangan bijih timah. Penelitian tugas akhir ini dilakukan di Kapal Isap Produksi (KIP) Timah 14. Pada penelitian ini dilakukan analisis serta evaluasi yang berhubungan langsung dengan proses pencucian. Adapun variabel yang mempengaruhi proses pencucian tersebut terdiri dari kecepatan aliran, panjang pukulan, jumlah pukulan, tebal bed, serta menghitung kebutuhan air tambahan (underwater). Pada proses pencucian di Kapal Isap Produksi Timah 14 terdapat beberapa masalah pada variabel jig, dari hasil penelitian variabel jig pada Kapal Isap Produksi Timah 14 diketahui bahwa SOP kecepatan aliran jig primer 0,70 - 1,00 m/s, sedangkan hasil kecepatan aliran jig primer yang didapat di lapangan masih terlalu cepat yaitu 0,78 - 1,46 m/s. Pada jig sekunder diketahui bahwa SOP kecepatan aliran 0,30 - 0,50 m/s, sedangkan hasil kecepatan aliran jig sekunder yang didapat di lapangan masih terlalu cepat yaitu 0,84 m/s -1,21 ms. Dari data pengamatan variabel jig, diketahui bahwa SOP panjang pukulan pada jig primer 23 - 48 mm. Hasil panjang pukulan yang didapat di lapangan sesuai dengan SOP 24 - 35 mm. Pada jig primer juga diketahui bahwa SOP untuk jumlah pukulan 90 - 110 pukulan/menit,sedangkan jumlah pukulan yang didapat tidak sesuai dengan SOP yaitu 33 - 55 pukulan/menit. Pada jig sekunder diketahui SOP untuk panjang pukulan yaitu 14 - 36 mm, sedangkan hasil panjang pukulan yang di dapat tidak sesuai dengan SOP yaitu 8-13 mm. Pada jig sekunder juga diketahuui bahwa SOP untuk jumlah pukulan yaitu 120 — 180 pukulan/menit. Hasil jumlah pukulan yang di dapat di lapangan sesuai dengan SOP di jig sekunder yaitu 135 -156 pukulan/menit. Setelah melalui perhitungan kebutuhan underwater pada kapal isap produksi 14 sebesar 1893,72 m3/jam telah memenuhi kebutuhan, karena kapasitas pompa underwater di kapal isap produksi timah 14 sebesar 2500 m3/jam melebihi kebutuhan underwater yang diperlukan. Tebal bed jig primer (75 - 85mm) dan jig sekunder (80 - 85mm) sesuai standar perusahaan 70 - 90 mm. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi maka dilakukan upaya perbaikan terhadap pengaturan tuas pada jig untuk mengatur kecepatan aliran, jumlah pukulan serta panjang pukulan. Diantaranya memasang sisir penahan aliran diujung kompartemen terakhir jig bersangkutan supaya dapat dilakukan pengurangan kecepatan aliran sebesar 0,61-0,46 m/s untuk jig primer dan 0,81 - 0,71 m/s untuk jig sekunder. Serta dilakukan penambahan jumlah pukulan di jig primer sebesar 55 - 57 pukulan, serta pengaturan pada panjang pukulan di jig sekunder dengan cara melakukan penambahan sebesar 6 - 23 mm. Semua hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar sesuai standar ketentuan operasional Kapal Isap Produksi (KIP) Timah 14.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
1407003440 | T143525 | T1435252014 | Central Library (Reference) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available