Skripsi
PENGARUH MEDIA PENDINGIN MAGNESIUM SULFAT PADA PROSES QUENCHING TERHADAP KEKERASAN BAJA KARBON RENDAH ST 30
Baja ST 30 memiliki kandungan karbon kurang dari 0,30 % sehingga memiliki sifat yang lunak dan kekuatan yang lemah dibandingkan baja karbon menengah dan baja karbon tinggi. Quenching merupakan suatu proses pengerasaan pada baja yang dilakukan dengan cara di panaskan mencapai batas austenite. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media pendingin magnesium sulfat pada proses quencing terhadap kekerasan baja karbon rendah ST 30, jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian eksperimen. Spesimen dengan ukuran diameter 30 mm dan tebal 20 mm sebanyak 4 spesimen dengan menggunakan media pendingin magnesium sulfat dan air. Spesimen ini juga dipanaskan menggunakan tungku dengan suhu 875% dan holding time 25 menit, 35 menit, 45 menit dan 55 menit. Diuji kekerasaan vickers dengan beban 30 kgf. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kekerasaan nilai kekerasan yang tertinggi pada spesimen tanpa perlakuan panas, yaitu 690,055 Kg/mm2. Spesimen dengan nilai kekerasan terendah pada spesimen yang menggunakan media pendingin magnesium sulfat dengan nilai sebesar 495,6836 Kg/mm2, lalu spesimen ke 3 yang menggunakan media pendingin magnesium sulfat dengan nilai sebesar 353,1119 Kg/mm2 dan spesimen ke 4 yang menggunakan media pendingin magnesium sulfat dengan nilai sebesar 254,4378 Kg/mm2. Varian media pendingin mempengaruhi tingkat kekerasan spesimen pada baja ST 30.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2307003419 | T95329 | T953292023 | Central Library (Referens) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available