Text
Analisis kemampauan berpiki kritis siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi suhu dan kalor kelas X SMA Negeri 15 Palembang
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi suhu dan kalor kelas X SMA Negeri 15 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 15 Palembang. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X dengan sampel kelas X2 dan X6. Teknik mengumpulkan data yang digunakan yaitu observasi dan tes. Berdasarkan hasil penelitian didapat kesimpulan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada setiap indikator keterampilan berpikir kritis yang diteliti yaitu keterampilan memfokuskan pertanyaan 97%, bertanya dan menjawab pertanyaan 2%, menganalisis argumen 3%, menentukan suatu tindakan 95%, mempertimbangkan sumber dapat dipercaya atau tidak 81%, mengobservasi dan mempertimbangkan hasil observasi 90%, mendeduksi dan mempertimbangkan hasil deduksi 64%, menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi 44,5%, dan membuat dan menentukan hasil pertimbangan 86%. Setelah dilaksanakan evaluasi akhir dalam bentuk soal-soal uraian terjadi peningkatan persentase indikator kemampuan berpikir kritis yaitu keterampilan bertanya dan menjawab pertanyaan menjadi 75%, menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi menjadi 45%, dan menganalisis argumen menjadi 25%. Penurunan persentase juga terjadi pada indikator kemampuan berpikir kritis yaitu keterampilan memfokuskan pertanyaan menjadi 55% dan mendeduksi dan mempertimbangkan hasil deduksi menjadi 44%.
No copy data
No other version available