Skripsi
PENGARUH PERSENTASE FOAM DAN FLY ASH TERHADAP MIKROSTRUKTUR FOAMED CONCRETE
Beton ringan (light-weight concrete) adalah salah satu inovasi teknologi beton yang telah banyak diteliti, karena memiliki berat jenis yang lebih rendah dari beton konvensional. Foamed concrete juga termasuk kategori dari beton ringan, karena berat jenis dari foamed concrete memiliki range antara 300 - 1.850 kg/m3 (Thakrele, 2014). Penelitian ini memanfaatkan limbah fly ash sebagai bahan substitusi semen. Dalam menentukan komposisi campuran foamed concrete dilakukan trial mix untuk mendapatkan komposisi material yang digunakan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh persentase foam dan penggunaan fly ash terhadap mikrostruktur foamed concrete. Persentase foam yang digunakan adalah 30%, 40%, 50%, dan 60% terhadap volume campuran, sedangkan persentase substitusi fly ash yang digunakan adalah 5%, 10%, 15% dan 20% terhadap berat semen. Penggunaan fly ash diharapkan dapat mempercepat reaksi hidrasi sekunder untuk pembentukan CSH baru. Metodelogi pelaksanaan yang digunakan adalah metodelogi eksperimental yang pembuatan dan pengujiannya sesuai dengan ASTM dan ACI. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini meliputi pengujian beton segar, berat jenis dan kuat tekan beton umur 28 hari, serta pengujian SEM. Pengujian beton segar meliputi pengujian slump flow dan setting time. Penelitian yang dilakukan menunjukkan nilai slump flow menurun seiring bertambahnya persentase foam dan meningkat seiring bertambahnya subtitusi fly ash. Nilai slump flow maksimum terdapat pada campuran 30V-20FA sebesar 69,50 cm dan nilai slump flow minimum terdapat pada campuran 60V- 0FA sebesar 50,00 cm. Hasil pengujian setting time semakin meningkat seiring dengan bertambahnya persentase foam dan subtitusi fly ash. Setting time maksimum terdapat pada campuran 50V-20FA, yaitu 790 menit dan setting time minimun terdapat pada campuran 30V-0FA, yaitu 600 menit. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder 10 cm x 20 cm untuk pengujian berat jenis dan kuat tekan beton. Persentase foam 30% dengan subtitusi fly ash 10% menunjukkan nilai kuat tekan beton umur 28 hari paling optimal, yaitu 8,57 MPa dengan berat jenis 1.455 kg/m3 dan menghasilkan diameter bubble paling kecil, serta mikrostruktur paling padat.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
1807002606 | T112048 | T1120482017 | Central Library (REFERENCES) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available