Skripsi
ANALISIS KERUNTUHAN JEMBATAN (STUDI KASUS JEMBATAN AIR PANGI)
Jembatan merupakan suatu konstruksi yang berfungsi untuk meneruskan jalan melewati suatu rintangan yang berada lebih rendah, rintangan ini dapat berupa jalan lain (jalan air atau jalan lalu-lintas biasa). Pentingnya pengaruh jembatan dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat menyebabkan jembatan menjadi sarana transportasi yang vital sehingga keberadaannya menjadi mutlak. Jembatan Air Pangi yang mengalami keruntuhan pada tanggal 14 Maret 2006 merupakan jembatan rangka baja dengan jenis Callender Hamilton, jembatan tersebut memiliki bentang sepanjang 80 meter dan terbagi menjadi dua bentang. Jembatan Callender Hamilton disusun tidak dari profil tunggal, melainkan dari beberapa profil L, sesuai dengan lokasi dan kapasitasnya yang tersusun dalam satu titik buhul dengan konfigurasi tertentu, dan disambung dengan bearing bolt type. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pelaksanaan, akan tetapi lebih memerlukan pemeliharaan dan pengencangan. Penelitian yang dilakukan terkait dengan sebab-sebab keruntuhan Jembatan Air Pangi, ruang lingkup permasalahan dititik beratkan pada analisis struktur bagian atas jembatan tepatnya pada rangka baja jembatan. Penelitian terdiri dari beberapa tahapan mulai dari observasi lapangan hingga perhitungan faktor tekuk pada baja, sehingga pada akhirnya diketahui batang-batang kritis pada jembatan yang menyebabkan keruntuhan.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
0707000402 | T109485 | T1094852007 | Central Library (REFERENCES) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available