Skripsi
EFEKTIVITAS CANGKANG TELUR AYAM PETELUR (GALLUS DOMESTICUS) TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS PASCA EKSTRAKSI TIKUS WISTAR
Latar Belakang : Prosedur ekstraksi gigi dapat menyebabkan luka. Luka akan sembuh melalui beberapa fase. Cangkang telur ayam petelur berpotensi menjadi alternatif pengobatan luka menggunakan bahan alami. Beberapa penelitian menyebutkan kandungan kalsium dan protein pada cangkang telur dapat mempercepat penyembuhan luka, tetapi efektivitasnya terhadap jumlah sel fibroblas pada penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi belum diketahui. Tujuan : Mengetahui efektivitas ekstrak cangkang telur ayam ras petelur (Gallus domesticus) terhadap jumlah fibroblas pasca ekstraksi gigi tikus galur wistar (Rattus norvegicus). Metode : Jenis penelitian adalah eksperimental laboratorium dengan desain post test only control group design. Sebanyak 28 ekor tikus jantan wistar dibagi menjadi 4 kelompok. Setelah gigi insisivus mandibula diekstraksi, soket pada kelompok 1, 2, 3, dan 4 diberi gel cangkang telur ayam petelur 5%, 10%, 20% dan akuades sebanyak 2 kali sehari selama 7 hari. Semua kelompok dieutanasia pada hari ke-8 lalu dibuat preparat histologi. Jumlah fibroblas dihitung menggunakan software Olympus dan dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dan uji Post Hoc LSD. Hasil : Jumlah fibroblas meningkat pada kelompok perlakuan 5%. Uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata jumlah fibroblas yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol (p
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2207002888 | T76378 | T763782022 | Central Library (Referens) | Available |
No other version available