Skripsi
WISATA SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA SEBAGAI DIPLOMASI BUDAYA
ABSTRAK Diplomasi Budaya menjadi salah satu langkah yang dapat meningkatkan pengetahuan dengan mengeksplorasi mengenai benda peninggalan sejarah yang dimiliki oleh Sumatera Selatan dengan melakukan serangkaian pertemuan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat keterkaitan dan ditinjauhnya dari perspektif diplomasi budaya, seperti melibatkan artefak-artefak yang tersimpan di museum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan data sekunder, dimana sumber data primer didapatkan melalui teknik wawancara dan observasi dan sumber data sekunder didapatkan melalui website berita, jurnal, dan buku. Konsep yang digunakan adalah diplomasi budaya milik Tulus Warsito dan Wahyuni Kartikasari. Bahwa dari perspektif diplomasi yang dimaksud ialah diplomasi budaya dengan melibatkan tiga indikasi yakni eksibisi, negosiasi dan pertukaran misi. Serta melibatkan kehadiran heritage diplomacy yang menjelaskan mengenai warisan yang terdiri dari serangkaian kategori, objek dan tempat, bergerak dan tidak bergerak, berwujud dan tidak berwujud, alam dan budaya. Sehingga dapat dielaborasikan ketiga indikator tersebut. Bahwa ketiga indikator inilah membantu untuk dapat berjalannya kerjasama dan hubungan yang dilakukan pemerintah untuk mengesplorasi keunikan pada cerita dibalik benda peninggalan bersejarah yang dimiliki oleh Museum Balaputra Dewa sehingga salah satu koleksinya dapat dipamerkan diacara internasional Europalia Art Festival dan melakukan story telling agar dapat dikenal baik secara nasional maupun internasional.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2207003285 | T75483 | T754832022 | Central Library (Referens) | Available |
No other version available