Skripsi
BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN ANAK PENDERITA PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUP DR MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG
Penyakit ginjal kronik (PGK) mendapatkan perhatian pemerintah dan instansi kesehatan di dunia. PGK merujuk pada keadaan penyakit kerusakan ginjal dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG). Selain pada dewasa, PGK juga dialami anak dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi sehingga perlu deteksi dan intervensi dini. Gambaran klinis pasien anak PGK mempengaruhi tinggi badan dan berat badan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengetahui berat badan dan tinggi badan anak penderita PGK di RSMH Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif potong lintang menggunakan data primer dan data sekunder. Sampel penelitian yang didapat sebanyak 27 anak dari seluruh populasi yaitu semua pasien anak PGK berusia 2-18 tahun di poliklinik dan rawat inap Bagian Nefrologi Anak RSMH Palembang periode Oktober-Desember 2013. Distribusi penderita PGK anak didapatkan laki-laki (66,7%) dan perempuan (33,3%), usia 10 (51,8%), penyakit yang mendasari PGK yaitu sindroma nefrotik (66,7%), anomali kongenital (14,8%), glomerulonefritis (11,1%), ISK (3,7%), tubulopati (3,7%), usia awitan 5 tahun (77,8%), stadium terbanyak I-III (74,1%) dan stadium IV-V (25,9%), riwayat steroid jangka panjang (77,7%) dan tidak ada riwayat (22,2%), berat badan underweight (63%) dan normal (37%), perawakan pendek (66,7%) dan normal (33,3%), status gizi baik (55,6%), status gizi kurang (29,6%) dan status gizi lebih (14,8%). Sebagian besar pasien anak penyakit ginjal kronik memiliki berat badan underweight dan perawakan pendek. Kata Kunci: berat badan, tinggi badan, penyakit ginjal kronik anak
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
1407000420 | T81030 | T810302014 | Central Library (Referens) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available