Skripsi
KARAKTERISTIK PENDERITA HIPERTENSI DI INSTALASI RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT Dr. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG PERIODE 1 JANUARI S.D. 31 DESEMBER 2005
Hipertensi termasuk salah satu masalah kesehatan dunia karena prevalensinya masih tinggi. Hipertensi terkait dengan berbagai karakteristik individu tertentu seperti genetik, umur, ras, stres, obesitas dan perilaku. Hipertensi sering muncul tanpa disadari karena tidak memberikan gejala klinis yang khas. Tingginya peningkatan tekanan darah ditambah beberapa karakteristik di atas akan berpengaruh pada berat ringannya penyakit hipertensi, sehingga berdampak pada komplikasi yang ditimbulkan. Oleh karena itu, penting sekali mengetahui karakteristik penderita hipertensi untuk mengetahui faktor risiko sehingga komplikasi dapat dicegah dan angka kematian dapat diturunkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik penderita hipertensi di Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam RSMH Palembang Periode 1 Januari - 31 Desember 2005. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 17 April - 23 Juni 2006. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif. Jumlah populasi pada penelitian ini 513 sedangkan jumlah sampel 225. Data dikumpulkan dari data sekunder di bagian rekam medik RSMH Palembang. Data tersebut ditabulasi dan disajikan dalam bentuk tekstular dan tabular. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sosiodemografi hipertensi di Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam banyak terjadi pada wanita dan orang yang berusia di atas 30 tahun. Sebagian besar pekerjaan penderita adalah PNS atau pensiunan. Hampir separuh penderita hipertensi mempunyai faktor genetik. Secara klinik, hipertensi di Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam adalah hipertensi ringan dan berat, dengan gejala utama sakit kepala dan berat tengkuk, sudah berlangsung sejak 1-5 tahun yang lalu, dan komplikasi utamanya adalah gagal jantung dan stroke. Hanya sebagian kecil penderita yang melakukan kontrol secara teratur. Komplikasi hipertensi banyak terjadi pada hipertensi berat yang sudah berlangsung lebih dari 5 tahun dengan kontrol yang tidak teratur. Komplikasi gagal jantung lebih banyak terjadi pada penderita hipertensi sedang yang sudah berlangsung lebih dari 5 tahun dengan kontrol yang tidak teratur dan hipertensi berat yang sudah berlangsung kurang dari sama dengan 5 tahun dengan kontrol yang tidak teratur. Komplikasi CVD dan retinopati hipertensi lebih banyak terjadi pada hipertensi berat yang sudah berlangsung lebih dari 5 tahun dengan kontrol tak teratur. Adanya faktor risiko dan rendahnya keinginan penderita untuk melakukan kontrol secara teratur merupakan masalah besar dalam pengobatan dan pencegahan komplikasi hipertensi. Oleh karena itu, peran dokter sangat penting untuk memahami karakteristik penderita dan memberi pemahaman yang jelas kepada pasien tentang bahaya yang ditimbulkan hipertensi, sehingga timbul kesadaran pasien untuk memanipulasi beberapa faktor risiko dan melakukan kontrol secara teratur. Dengan demikian angka kejadian komplikasi dapat dikurangi dan angka morbiditas dan mortalitas akibat hipertensi dapat diturunkan.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
0607001133 | T79493 | T794932006 | Central Library (Referens) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available