Skripsi
HUBUNGAN ANTARA IBU BEKERJA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA ANAK UMUR 4-24 BULAN DI KELURAHAN LAWANG KIDUL KECAMATAN ILIR TIMUR II KOTAMADYA PALEMBANG SUMATERA SELATAN
Telah dilakukan penelitian mengenai hubungan antara ibu bekerja dengan pemberian ASI eksklusif pada anak umur 4-24 bulan di Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan Ilir timur II Koiamadva Palembang Sumatera Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kesibukan para ibu yang bekerja diluar rumah terhadap pemberian ASI eksklusif untuk anak mereka. Pada penelitian ini populasi yang diambil adalah ibu-ibu yang mempunyai anak umur 4-24 bulan. Sampel dipilih melalui Cluster Random Sampling, dimana dari 23 RT dipilih 6 R f secara random dan terpilih RT 1, RT 3, RT 4, RT 6, RT 7 dan RT 13, responden diperoleh dengan mendatangi rumah penduduk satu persatu dan setiap ibu yang mempunyai anak umur 4-24 bulan menjadi responden sampai diperoleh 100 responden. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik melalui pendekatan Cross Sec/ional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 21-25 tahun (32%), berpendidikan SMU (37%), tidak bekerja (86%) dan belum pernah mendapat penyuluhan mengenai ASI eksklusif (69%). Pengetahuan responden mengenai ASI eksklusif mayoritas masih tergolong kurang (42%), begitu juga dengan pengetahuan mengenai istilah kolostrum yaitu 89% responden belum mengenal istilah kolostrum tetapi walaupun begitu sebagian besar dari mereka sudah mengetahui manfaat kolostrum (80%). Angka pemberian ASI eksklusif di Kelurahan ini masih tergolong rendah yaitu baru sekitar 34% dengan cara dan pola pemberian ASI yang bervariasi. Sebagian responden masih menganut mitos dan kepercayaan dalam hal pantangan dan anjuran makanan untuk anak dan ibu menyusui. Dan tidak diperoleh hubungan yang bermakna antara ibu bekerja dengan pemberian ASI eksklusif pada anak umur 4-24 bulan di Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan Ilir timur H Kotamadya Palembang Sumatera Selatan, dimana dapat dikatakan bahwa tidak terdapat perbedaan antara frekuensi pemberian ASI eksklusif pada ibu yang bekerja dengan ibu yang tidak bekerja. Hal ini berarti pekerjaan bukanlah faktor tunggal yang mempengaruhi keputusan ibu untuk memberikan ASI eksklusif kepada anaknya, tetapi ada banyak faktor lain mempengaruhinya. Penyuluhan dan penyebarluasan informasi mengenai ASI eksklusif dan manfaatnya sebaiknya tenis ditingkatkan. Penyuluhan yang dilakukan hendaknya rnanggunakan bahasa dan istilah yang dikenal masyarakat agar pesan yang disampaikan lebih mudah diterima, sehingga pengetahuan setiap ibu mengenai ASI eksklusif dapat ditingkatkan. Dengan demikian diharapkan dapat” meningkatkan angka pemberian ASI eksklusif yang akan berdampak pada peningkatan kualitas gizf anak, menurunkan angka kejadian pem akit infeksi dan mempererat hubungan emosional antara ibu dan anak.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
0507000940 | T79532 | T795322005 | Central Library (REFERENCES) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available