Text
PENGANTAR TEORI SASTRA: DASAR-DASAR MEMAHAMI FENOMENA KESUSASTRAAN: Psikologi Sastra, Strukturalisme, Formalisme Rusia, Marxisme, Interpretasi dan Pembaca, dan Pascastrukturalisme
Dwi Susanto mengawali bab pertama buku ini berjudul “Menuju Teori Sastra” dengan memaparkan definisi sastra dari berbagai perspektif. Sastra di setiap masyarakat memiliki pengertian beragam, sehingga sastra merupakan objek yang tidak dapat didefinisikan secara tunggal. Mengingat hal tersebut, pembaca diharapkan dapat memahami definisi sastra dari berbagai perspektif yang telah dipaparkan oleh penulis. Dengan dibumbui wawasan tentang sastra yang ada dimasyakat dunia, terutama masyarakat tionghoa. Penulis berupaya memberikan gambaran kepada pembaca mengenai berbagai perspektif masyarakat yang berbeda-beda dalam mendefinisikan, menggunakan, dan menempatkan kedudukan sastra sesuai dengan tujuan masing-masing. Teori sastra memperlajari kaidah-kaidah, paradigma-paradigma, dan pemikiran-pemikiran kelompok teoretikus terhadap sastra. Teori sastra pada hakikatnya dapat disamakan dengan ilmu keindahan atau estetika. Selain itu, penulis menjelaskan sejarah sastra berusaha menyusun dan mempelajari karya sastra sebagai bagian dari proses intelektual dalam satu masyarakat. Pembaca juga diharapkan dapat berpikir kritis terhadap kajian teori sastra berdasarkan sejarah dari teori sastra tersebut.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
1701000772 | B71019S | 801.9 Sus p 2012 | Central Library (CIRCULATION) | Available |
2201061070 | B55044A | 801.9 Sus p 2012 | Faculty of Education and Educational Science (Ruang Baca FKIP) | Available |
No other version available