Skripsi
STRATEGI KEAMANAN NASIONAL FILIPINA STUDI KASUS: PELAKSANAAN KEBIJAKAN WAR ON DRUGS DIBAWAH PEMERINTAHAN PRESIDEN RODRIGO DUTERTE TAHUN 2017-2020
Maraknya peredaran narkoba yang signifikan setiap tahunnya membuat Presiden Rodrigo Duterte mengupayakan strategi dalam menekan angka kegiatan narkoba di Filipina. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Strategi Keamanan Nasional Filipina Studi Kasus Pelaksanaan Kebijakan War On Drugs Di Bawah Pemerintahan Rodrigo Duterte Pada Tahun 2017 sampai 2020. Teori dan Konsep yang digunakan dalam penelitian adalah Teori Sekuritisasi dari The Copenhagen School dan Konsep Kepentingan Nasional. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh melalui sumber data sekunder yaitu melalui penelitian kepustakaan yaitu dengan dokumen-dokumen, buku-buku, jurnal, dan bacaan yang terkait. Analisis yang didapat adalah strategi yang dilakukan Presiden Duterte dengan mengumumkan isu narkoba melalui speech act kepada audiens yang menyetujui dan menerima tindakan luar biasa (extraordinary measure) berupa kebijakan War On Drugs double barrel berisi project TokHang dan High Value Targets (HVT) dalam upaya sekuritisasi keamanan negara dari ancaman narkoba. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari strategi yang digunakan terbukti berhasil dan mampu menekan angka penyebaran dan penggunaan narkoba di Filipina terlihat dari berkurangnya kasus narkoba setiap harinya dan banyaknya pelaku memilih menyerahkan diri meskipun dalam kebijakannya Presiden Duterte dianggap telah melanggar HAM dan mendapatkan kecaman dari dunia internasional. Kata Kunci: Strategi, Filipina, Keamanan, Rodrigo Duterte, War On Drugs. bMaraknya peredaran narkoba yang signifikan setiap tahunnya membuat Presiden Rodrigo Duterte mengupayakan strategi dalam menekan angka kegiatan narkoba di Filipina. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Strategi Keamanan Nasional Filipina Studi Kasus Pelaksanaan Kebijakan War On Drugs Di Bawah Pemerintahan Rodrigo Duterte Pada Tahun 2017 sampai 2020. Teori dan Konsep yang digunakan dalam penelitian adalah Teori Sekuritisasi dari The Copenhagen School dan Konsep Kepentingan Nasional. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh melalui sumber data sekunder yaitu melalui penelitian kepustakaan yaitu dengan dokumen-dokumen, buku-buku, jurnal, dan bacaan yang terkait. Analisis yang didapat adalah strategi yang dilakukan Presiden Duterte dengan mengumumkan isu narkoba melalui speech act kepada audiens yang menyetujui dan menerima tindakan luar biasa (extraordinary measure) berupa kebijakan War On Drugs double barrel berisi project TokHang dan High Value Targets (HVT) dalam upaya sekuritisasi keamanan negara dari ancaman narkoba. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari strategi yang digunakan terbukti berhasil dan mampu menekan angka penyebaran dan penggunaan narkoba di Filipina terlihat dari berkurangnya kasus narkoba setiap harinya dan banyaknya pelaku memilih menyerahkan diri meskipun dalam kebijakannya Presiden Duterte dianggap telah melanggar HAM dan mendapatkan kecaman dari dunia internasional. Kata Kunci: Strategi, Filipina, Keamanan, Rodrigo Duterte, War On Drugs.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
2107005280 | T60633 | T606332021 | Central Library (Referens) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available