Skripsi
KONSENTRASI SPASIAL INDUSTRI PANGAN DI KOTA PANGKALPINANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi konsentrasi spasial industri pangan di Kota Pangkalpinang serta melihat bagaimana pengaruh permintaan dan biaya transportasi terhadap terkonsentrasinya industri pangan secara spasial. Untuk melihat pengaruh kedua variabel tersebut, metode yang digunakan adalah metode tabulasi silang. Konsentrasi spasial industri pangan di Kota Pangkalpinang diukur dengan menggunakan indeks konsentrasi spasial dimana pendekatan yang digunakan adalah Location Quotient (LQ) tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 5 industri dengan nilai LQ tertinggi adalah industri pembekuan ikan dan biota perairan lainnya di Kecamatan Pangkalbalam, industri roti dan sejenisnya di Kecamatan Taman Sari, industri pengolahan teh dan kopi di Kecamatan Rangkui, industri tempe dan tahu di Kecamatan Gerunggang serta industri kue basah di Kecamatan Gerunggang. Terkonsentrasinya industri pangan secara spasial di Kota Pangkalpinang tergantung dengan jenis kegiatan industrinya. Pada industri pembekuan ikan dan biota perairan lainnya dipengaruhi oleh biaya transportasi. Pada industri roti dan sejenisnya, industri pengolahan teh dan kopi serta industri kue basah dipengaruhi oleh permintaan. Untuk industri tempe dan tahu tidak terdapat pengaruh permintaan dan biaya transportasi terhadap terkonsentrasinya industri ini secara spasial.
Inventory Code | Barcode | Call Number | Location | Status |
---|---|---|---|---|
1007001782 | T58814 | T588142014 | Central Library (REFERENCES) | Available but not for loan - Not for Loan |
No other version available